Sabtu, 01 Desember 2018

Meyakini Qada dan Qadar

Assalamualaykum semuanya ;)
jadi, kali ini kita akan mebahas apa sih itu Qada dan Qadar? yuk disimak
Gambar terkait

Pengertian Qada dan Qadar
Qada menurut bahasa adalah hukum, ketetapan, perintah, kehendak, pemberitahuan, dan penciptaan.
Qada menurut istilah adalah ketentuan atau ketetapan Allah SWT dari sejak zaman azali tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya sesuai dengan iradah (kehendaknya).

Qadar menurut bahasa adalah kepastian, peraturan, dan ukuran.
Qadar menurut istilah adalah perwujudan ketetapan (qada) terhadap segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya sesuai dengan iradah(kehendaknya)

Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa qada adalah ketentuan, sedangkan qadar adalah pelaksanaan dari qada’ Allah.

Dalil- dalil Qada’ dan Qadar
a. Dalil dari al-Qur’an
1) “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (takdir).” (Q.S. al Qam1ar/54:49)
2) “Tidak ada suatu bencana apapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada diri kalian melaikan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.” (Q.S. al-Hadi¯d/57:22)
3) “Dan tiap-tiap manusia telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya.” (Q.S. al-Isra’/17:13)
4) “Tidak ada sesutu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah.” (Q.S. at-Tagabun/64:11)

Kewajiban beriman terhadap qada’ dan qadar
Qada’ dan qadar merupakan salah satu rukun iman yaitu rukun iman yang keenam, sehingga sebagai seorang yang beriman kita diwajibkan mengimani takdir atau qada’ dan qadar.

 Macam-macam takdir
a. Takdir Mua’llaq
Takdir yang berhubungan dengan usaha/ikhtiar manusia.
Contohnya : Budi ingin menjadi juara kelas, maka ia belajar dengan keras.
b. Takdir Mubram
Takdir yang terjadi pada diri sendiri dan tidak dapat diusahaka atau diubah oleh manusia.
Contohnya : Orang yang lahir dengan mata sipit, kulit hitam rambut pirang tidak dapat diubah lagi.

 Makna Beriman Kepada Qada’ dan Qadar
Qada’ dan Qadar atau takdir berjalan menurut hukum “sunnatullah”. Artinya keberhasilan hidup seseorang sangat tergantung sejalan atau tidak dengan sunnatullah. Sunnatullah adalah hukum-hukum Allah Swt. yang disampaikan untuk umat manusia melalui para Rasul, yang tercantum di dalam al-Qur’an berjalan tetap dan otomatis. Misalnya malas belajar berakibat bodoh,tidak
mau bekerja akan miskin, menyentuh api merasakan panas, menanam benih akan tumbuh dan lain-lain.

Ada 4 hal yang selalu berhubungan dengan iman kepada takdir.

1. Takdir itu sendiri
Mengapa manusia tidak mampu terbang laksana burung, tumbuh-tumbuhan berkembang subur, lalu layu, dan kering. Rumput-rumput subur bila selalu disiram dan sebaliknya bila dibiarkan tanpa pemeliharaanakan mati. Contoh-contoh tersebut, merupakan etentuan Allah, dan itulah yang disebut sebagai takdir.
Manusia dapat memilih takdir/ketentuannya sendiri dan mereka juga harus bertanggung jawab atas pilihan/takdir yang telah dipilihnya.
2. Ikhtiar
Ikhtiar adalah berusaha sungguh-sungguh mencapai apa yang dicita-citakan.
Walaupun qada’ dan qadar manusia telah ditentukan oleh Allah SWT manusia tetap harus berikhtiar karena keberhasilan seseorang berada di pundaknya sendiri.
3. Doa
Doa adalah ikhtiar batin yang besar pengaruhnya bagi manusia yang
meyakininya. Allah akan mengabulkan permhonan orang yang berdoa dengan sungguh-sungguh.
4. Tawwakal
Setelah kita beriman pada takdir dan telah berusaha dengan ikhtiar, selanjutnya adalah tawwakal. Tawwakal adalah menyerahkan segala urusan dan hasil ikhtiar kepada Allah SWT.

 Hikmah Beriman pada Qada’ dan Qadar
1. Semakin yakin yang terjadi di dunia ini adalah sunnatullah
2. Semakin termotivasi untuk berikhtiar guna mencapai cita-cita
3. Keyakinan akan pentingnya doa bertambah
4. Meningkatkan optimisme dalam menatap masa depan dengan ikhitar yang sungguh-sungguh
5. Tidak mudah berputus asa jika mengalami kegagalan
6. Menyadarkan manusia bahwa dalam kehidupan ini dibatasi oleh peraturan-peraturan Allah Swt., yang tujuannya untuk kebaikan manusia itu sendiri
7. Jiwa selalu tenang

Penerapan Perilaku Qada’ dan Qadar
1. Menjauhkan diri dari perilaku sombong dan putus asa
2. Memperbanyak bersyukur dan sabar
3. Optimis dan semangat bekerja

Daftar Pustaka :
1. https://www.synaoo.com/iman-kepada-qada-dan-qadar-materi-pendidikan-agama-islam-kelas-12/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mari kita belajar mengenai:AL-QUR’AN SURAH AL-MUJADILAH, 58: 11 DAN SURAH AL-JUMU’AH, 62: 9-10

Assalamualaikum sahabat semuanya :)    jadi kali ini kita akan melanjutkan deperti pada tulisan yang sebelumnya yan teman, jadi mari...