kali ini kita akan membahas apa sih itu materi Husnuzzan? jadii ayo kita pelakjari materi ini bersama-sama
A. PENGERTIAN
HUSNUDZAN
Husnudzan secara
bahasa berarti prasangka baik. Husnudzan berasal dari kata 'husnu' yang artinya
baik, dan 'zan' artinya prasangka. Lawan katanya adalah 'suudzan' yang berarti
berburuk sangka.Husnudzan adalah sikap mental dan cara pandang seseorang yang
membuatnya melihat sesuatu secara positif. Seseorang yang memiliki sikap
Husnudzan akan mempertimbangkan sesuatu dengan pikiran jernih.
Sebaliknya, seseorang yang pikirangnnya yang senantiasa dijejali oleh sikap suudzan akan memandang sesuatu selalu jelek. Seolah-olah tidak ada sedikitpun kebaikan dalam pandangannya. Pikirannya telah dijejali oleh sikap yang menganggap orang lain lebih rendah dari dirinya. Perhatikan Firman Allah SWT yang artinya sebagai berikut!
Sebaliknya, seseorang yang pikirangnnya yang senantiasa dijejali oleh sikap suudzan akan memandang sesuatu selalu jelek. Seolah-olah tidak ada sedikitpun kebaikan dalam pandangannya. Pikirannya telah dijejali oleh sikap yang menganggap orang lain lebih rendah dari dirinya. Perhatikan Firman Allah SWT yang artinya sebagai berikut!
"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari
prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu
mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang
mengunjing sebagian yang lain. Apakah ada sebagian kamu yang suka memakan
daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan
bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat Lagi Maha
Penyayang."
(Q.S. Al-Hujuraat/49:12)
B. MACAM-MACAM HUSNUDZAN
Secara garis besar
Husnudzan dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu husnudzan kepada Allah SWT,
husnudzan kepada diri sendiri, dan husnudzan kepada manusia.
1.
Husnudzan kepada Allah SWT
Husnudzan kepada Allah SWT, berarati selalu berprasangka baik
kepada Allah SWT. Jika seorang hamba berprasangka buruk kepada Allah SWT maka
buruklah prasangka Allah SWT pada orang tersebut. Pada hakikatnya, apapun yang
kita alami terhadap cobaan yang diberikan Allah SWT, kita harus berbaik sangka.
Karena semakin sayang Allah SWT kepada hambanya, maka semakin besar pula cobaan
yang diberikan oleh Allah SWT. Perilaku husnudzan kepada Allah SWT adalah
perilaku syukur dan sabar.
2.
Husnudzan kepada diri sendiri
Husnudzan terhadap diri sendiri berarti berprasangka baik kepada
diri sendiri. Menerima apa adanya serta berbaik sangka kepada Allah SWT tidak
menyesali keadaan dan keberadaannya. Adanya berbagai cobaan misalnya, miskin,
cacat, sakit, dan sebagainya kita harus tetap bersuyukur kepada Allah SWT yang
telah mencipkan sebaik-baiknya makhluk. Sikap yang menunjukkan husnudzan kepada
diri sendiri antara lain gigih, berinisiatif, dan rela berkorban.
3.
Husnudzan terhadap sesama manusia
Husnudzan kepada sesama manusia adalah sikap yang selalu
berpikir dan berprasangka baik kepada sesama manusia. Sikap ini ditunjukkan
dengan rasa senang, berpikir positif, dan sikap hormat kepada orang lain tanpa
ada rasa curiga, dengki, dan perasaan tidak senang tanpa alasan yang jelas.
Berprasangka baik terhadap sesama manusia hukumnya mubah/jaiz/boleh.
Husnudzan terhadap sesama baik berupa sikap, ucapan, dan perbuatan yang hendaknya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut.
Husnudzan terhadap sesama baik berupa sikap, ucapan, dan perbuatan yang hendaknya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut.
o
Tidak iri hati terhadap nikmat Allah SWT yang diterima orang
lain.
o
Tidak berprasangka buruk kepada orang lain.
o
Bekerja sama dengan orang lain dalam hal kebaikan.
C. MEMBIASAKAN PERILAKU HUSNUDZAN DALAM KEHIDUPAN
SEHARI-HARI
Sebagai orang yang
beriman dan bertakwa, hendaknya kita membiasakan diri berprilaku husnudzan baik
kepada Allah SWT, diri sendiri, dan sesama manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Perilaku husnudzan dapat ditunjukkan oleh setiap muslim sebagai berikut.
1. Menunjukkan sifat husnudzan kepada Allah SWT
·
Senantiasa taat kepada Allah SWT.
·
Bersyukur apabila mendapat kenikmatan .
·
bersabar ketika mendapat ujian/cobaan.
·
Yakin bahwa dibalik penderitaan dan kegagalan selalu ada
kebahagiaan.
2. Menunjukkan
sifat husnudzan kepada diri sendiri
·
Memiliki semangat juang tinggi.
·
Selalu tampil penuh percaya diri.
·
Bersifat sportif dan obyektif.
3. Menunjukkan
sifat husnudzan kepada sesama manusia
·
Berjiwa besar dalam menerima kegagalan.
·
Bersikap tidak menyalahkan orang lain dalam menerima kekalahan
atau musibah.
·
Bersikap proaktif dan kooperatif dalam hal kebaikan.
D. MANFAAT DAN
HIKMAH SIKAP HUSNUDZAN
1. Manfaat Perilaku Husnudzan
·
Hubungan persahabatan dan persaudaraan menjadi sumber
kebahagiaan karena didasari ketulusan.
·
Terhindar dari penyesalan dalam hubungan antar sesama.
·
Selalu merasa senang dan bahagia atas kebahagiaan orang lain.
·
Timbulnya ketenangan dan ketentraman dalam hidup.
2. Hikmah Berperilaku Husnudzan
·
Menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT.
·
Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat-Nya.
·
menumbuhkan sikap sabar dan tawakal.
·
Menumbuhkan keinginan untuk mendapat anugerah dan rahmat Allah
SWT dengan cara ikhtiar dan berusaha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar