Assalamu'alaikum wr. wb. semuanyaa :)
Rasul adalah utusan Allah Swt. atau menurut istilah berarti meyakini sepenuh hati bahwa Allah Swt. telah mengutus manusia laki-laki terpilih yang diberi wahyu oleh Allah Swt. dan wahyu tersebut harus disampaikan kepada umatnya sebagai pedoman dan petunjuk hidupnya selamatt dari dunia hingga kelak di akhirat.
Sedangkan Nabi adalah orang yang mendapatkan wahyu dari Allah Swt. untuk dirinya sendiri tanpa berkewajiban menyampiakan kepada orang lain. berbeda dengan Rasul yang merupakan orang yang menerima wahyu yang selain untuk dirinya tetapi juga untuk disampaikan kepada orang lain.
Jumlah nabi dan rasul itu banyak sekali, menurut hadist riwayat Ahmad, jumlah nabi ada 124.000 orang, sedangkan jumlah rasul ada 315 orang, akan tetapi, yang tercantum didalam Al-Qur'an yang wajib diiimani hanya sebanyak 25 orang.
Seperti dalam Q.S. Al-Mukmin ayat 78 yang artinya :
" Dan Sesungguhnya telah kami utus beberapa orang Rasul sebelum kamu, di anatara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan diantara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. tidak dapat bagi seorang Rasul membawa suatu mukjizat, melainkan dengan seizin Allah Swt. Maka Apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil."
1. Surah al-Mukmin ayat 78
2. Surah An-Nahl : 36
3. Surah al-Baqarah ayat 285
4. Surah al-Furqan ayat 20
5. Surah al-Maidah ayat 41
6. Surah an-Nahl ayat 43
A. Pengertian Iman Kepada Rasul Allah
Beriman kepada rasul berarti percaya dan yakin bahwa
rasul itu benar-benar utusan Allah SWT yang ditugaskan untuk membimbing umatnya
agar menempuh jalan yang benar dan diridhoi oleh Allah sehingga selamat dunia
dan akhirat.
Perbedaan Nabi dan Rasul
Rasul adalah
manusia pilihan yang diberi wahyu oleh Allah untuk dirinya sendiri dan
mempunyai kewajiban untuk menyampaikan wahyu yang diberi Allah untuk umatnya.
Sedangkan,
Nabi adalah
manusia pilihan yang diberi wahyu oleh Allah untuk dirinya sendiri tetapi tidak
wajib menyampaikannya kepada umatnya. Sehingga seorang rasul pasti adalah nabi,
tetapi nabi belum tentu rasul.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an yang berbunyi:

“Dan kami mengutus para rasul itu melainkan untuk
memberikan kabar gembira dan memberi peringatan. Barangsiapa yang beriman dan
mengadakan perbaikan, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak
(pula) mereka bersedih hati.”(QS. Al An’am 6:48)
B. Nama-Nama 25 Nabi dan Sifatnya
1. Adam As
|
6. Ibrahim As
|
11. Yusuf As
|
16. ZulkiFli As
|
21. Yunus As
|
2. Idris As
|
7. Luth As
|
12. Ayub As
|
17. Daud As
|
22. Zakaria As
|
3. Nuh As
|
8. Ismail As
|
13. Syu’aib As
|
18. Sulaiman As
|
23. Yahya As
|
4. Hud As
|
9. Ishaq As
|
14. Musa As
|
19. Ilyas As
|
24. Isa As
|
5. Sholeh As
|
10. Yaqub As
|
15. Harun As
|
20. Ilyasa As
|
25. Muhammad Saw
|
Rasul Allah mempunyai sifat yang sangat terpuji dan
terhindar dari sifat tercela, sifat ini biasa disebut sifat wajib rasul.
Sedangkan sifat tercela yang tidak mungkin dimiliki oleh para Rasul
disebut sifat mustahil rasul.
Sifat wajib Rasul antara lain:
Sidiq : berkata
benar
Amanah : dapat dipercaya
Tabligh : menyampaikan
Fathonah : cerdik,pandai
Sedang sifat mustahil Rasul yaitu:
Kizib : berkata
bohong
Khianah : tidak dapat dipercaya
Kitman : menyembunyikan
Baladah : bodoh
C. Rasul Ulul Azmi
Rasul ulul azmi adalah utusan Allah yang
memiliki kesabaran dan ketabahan yang luar biasa dalam
menyampaikan risalah kepada umatnya.
Ternyata 5 rasul yang diberi gelar ulul azmi, sbb:
Nabi Nuh As
Nabi Ibrahim As
Nabi Musa As
Nabi Isa As
Nabi Muhammad SAW
D. Tugas Para Rasul
Menyampaikan ajaran agama kepada manusia dan mengajak
nya untuk beribadah kepada Allah.
Menjelaskan semua permasalahan agama yang diturunkan
oleh Allah.
Membimbing manusia kepada kebaikan dan menjauh dari
kejahatan.
Membawa kabar gembira (surga) dan peringatan (neraka)
Memperbaiki kondisi umat manusia
Memberikan teladan yang baik (perkataan dan perbuatan)
Menegakkan syari’at Allah dan mempraktekan nya di
tengah-tengah umat manusia
Memperbaiki kesaksian atas umat mereka pada hari
kiawat, bahwa rasul telah menyampaikan misi yang diterima dengan jelas.
E. Hikmah diutusnya para Rasul
Mengeluarkan manusia dari kebiasaan menyembah Tuhan
selain Allah.
Sebagai suri tauladan yang baik untuk manusia
Untuk menegakkan hujjah atas manusia
dengan mengutus para rasul, sehingga tidak ada alasan bagi mereka untuk
membantah Allah.
Menjelaskan kepada manusia mengenai masalah ghaib yang
tidak bisa dicapai oleh akal. (seperti nama-nama dan sifat Allah, berita
tentang hari kiamat, dan lainnya).
Memperbaiki, membersihkan, mensucikan jiwa manusia,
memperingatkan dari hal yang bisa merusak nya.
F. Fungsi Iman Kepada Rasul Allah SWT
Menambah keimanan kepada Allah dengan mengetahui bahwa
rasul benar-benar manusia pilihan Allah.
Mempercayai tugas yang dibawa oleh Rasul untuk
disampaikan kepada umatnya.
Lebih menghormati dan mencintai rasul karena
perjuangan nya.
Memperoleh suri teladan yang baik untuk pedoman hidup.
Ingin mengamalkan apa yang disampaikan oleh Rasul
Allah.
sumber : http://www.yuksinau.id/pengertian-hikmah-fungsi-iman-kepada-rasul/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar